Info Bapera – Ada semangat yang tak pernah padam ketika bicara tentang perjuangan dan pengabdian. Di balik bendera kuning yang berkibar gagah, berdiri sosok yang telah menempuh jalan panjang dalam dunia kepemudaan dan politik. Fahd A Rafiq, seorang pemimpin yang tak hanya berbicara tentang kekuasaan, tetapi tentang makna perjuangan dan pentingnya mewariskan nilai-nilai politik yang beradab dan beretika.
Dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan, Ketua Umum DPP Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) yang juga mantan Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) ini memberikan pendidikan politik kepada saudara-saudara di Pimpinan Pusat AMPG se-Indonesia. Kegiatan ini menjadi momentum berharga, bukan hanya untuk menambah wawasan politik, tetapi juga meneguhkan kembali semangat kepemudaan dalam bingkai pengabdian kepada bangsa dan negara.
Fahd A Rafiq menegaskan bahwa politik tidak boleh dimaknai sebatas perebutan kekuasaan, melainkan ruang pengabdian dan perjuangan moral. Ia mengajak seluruh kader muda Golkar untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, loyalitas, serta semangat gotong royong dalam setiap langkah perjuangan politik.
“Politik adalah seni memperjuangkan kebaikan untuk orang banyak. Pemuda harus hadir bukan sekadar sebagai penonton, tapi sebagai pelaku perubahan,” ujar Fahd dalam kesempatan itu.
Sebagai sosok yang telah lama menapaki jalan organisasi, Fahd juga berbagi pengalaman bagaimana soliditas dan loyalitas menjadi fondasi utama dalam membangun kekuatan politik yang berkelanjutan. Ia mengingatkan bahwa masa depan partai dan bangsa berada di tangan generasi muda yang berani berpikir besar, bekerja tulus, dan bertindak nyata.
Kegiatan pendidikan politik ini disambut antusias oleh para peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka mengaku terinspirasi oleh perjalanan dan pemikiran Fahd A Rafiq yang tetap konsisten membina dan menggerakkan pemuda dalam semangat kebangsaan.
Dengan kegiatan ini, Fahd berharap lahir generasi AMPG yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang dalam moral dan karakter. Generasi yang siap melanjutkan tongkat estafet perjuangan politik dengan hati, etika, dan semangat pengabdian tanpa pamrih.
“Dari pemuda, untuk bangsa — di sanalah harapan Indonesia tumbuh,” tutup Fahd A Rafiq, disambut tepuk tangan hangat dari seluruh kader muda yang hadir.