Info Bapera – Setiap kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat adalah suluh yang menuntun bangsa menuju masa depan yang lebih terang. Dan di balik cahaya itu, pemuda harus hadir sebagai penjaga api, memastikan nyalanya tak pernah padam. Hal itu disampaikan oleh Fahd A Rafiq, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA), yang menyerukan agar generasi muda aktif mendukung setiap kebijakan pemerintah yang pro terhadap kesejahteraan masyarakat.
Menurut Fahd, pembangunan bangsa tidak hanya sebatas infrastruktur fisik, melainkan juga kesejahteraan sosial yang menyentuh kehidupan rakyat kecil. Dalam konteks inilah, pemuda dituntut untuk tidak sekadar menjadi pengamat, tetapi menjadi motor penggerak dan mitra kritis bagi pemerintah.
“Kebijakan pro kesejahteraan adalah nafas bagi rakyat. Di sanalah pemuda harus hadir, memberi dukungan, sekaligus memastikan bahwa kebijakan itu berjalan tepat sasaran dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Fahd dengan penuh keyakinan.
Ia menekankan bahwa pemuda memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan. Dengan kreativitas, energi, dan keberanian, mereka dapat mengawal kebijakan agar tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi benar-benar menjadi kenyataan.
Fahd juga menegaskan, dukungan pemuda terhadap kebijakan pemerintah bukan berarti menutup ruang kritik. Justru pemuda harus tetap menjaga idealisme dan keberanian untuk memberikan masukan yang konstruktif. “Mendukung bukan berarti membenarkan semuanya. Pemuda harus mampu bersikap kritis, memberi ide, dan mengawal kebijakan agar semakin tepat guna. Itulah bentuk kepedulian nyata terhadap bangsa,” lanjutnya.
Dalam pandangannya, kesejahteraan rakyat adalah pondasi utama bagi kemajuan bangsa. Pemuda harus menyadari bahwa setiap langkah mereka—dari pendidikan, dunia usaha, hingga kegiatan sosial—dapat memberi kontribusi nyata untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Lebih jauh, Fahd A Rafiq menekankan pentingnya membangun budaya kolaborasi. Antara pemerintah, pemuda, dan masyarakat sipil harus terjalin kerja sama yang erat, agar kebijakan pro kesejahteraan bisa benar-benar dirasakan hingga ke pelosok negeri.
“Saya yakin, dengan semangat gotong royong dan kepedulian yang tinggi, pemuda Indonesia bisa menjadi penjaga sekaligus penggerak kebijakan yang berpihak pada rakyat. Inilah tugas suci yang akan membawa bangsa ini menuju keadilan dan kemakmuran,” pungkasnya.
Kini, di tengah derasnya arus perubahan global, suara Fahd menjadi pengingat bahwa peran pemuda bukan sekadar menunggu, melainkan bergerak. Menjadi lentera di tengah gelap, menjadi jembatan antara kebijakan dan kesejahteraan nyata. Sebab, masa depan Indonesia hanya akan benar-benar gemilang bila pemudanya berani berdiri di garis depan, aktif mengawal setiap kebijakan yang berpihak kepada rakyat.