Jakarta – Idul fitri bukanlah sekadar rotasi penanggalan, melainkan sebuah singularitas spiritual di mana waktu seolah berhenti sejenak untuk membiarkan nurani berbicara tentang hakikat kepulangan, ujar Ranny Fahd A Rafiq, di Jakarta pada Jum’at (20/3/2026).
Dalam lanskap sosiologis Indonesia, keluarga berdiri sebagai mikrokosmos kedaulatan negara yang menentukan arah peradaban masa depan melalui pendidikan karakter berbasis kasih sayang, cetus Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini.
Ketangguhan seorang perempuan seringkali menjadi jangkar tak terlihat yang menjaga stabilitas emosional rumah tangga di tengah badai modernitas yang kian menderu kencang, papar Istri dari Ketua Umum DPP BAPERA ini.
Baca Juga: