Meneguk Sehat, Merawat Warisan: Ranny Fahd Arafiq Ajak Masyarakat Hidup Sehat Lewat Jamu

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Info Bapera – Sehat adalah anugerah, dan menjaga kesehatan adalah kewajiban. Di tengah derasnya arus modernisasi dan gaya hidup serba instan, Ranny Fahd Arafiq, Anggota Komisi IX DPR RI, hadir untuk mengingatkan kembali kearifan lokal yang selama ini menjadi penopang kesehatan bangsa: jamu tradisional.

Dalam kegiatan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Kota Bekasi, Bu Ranny mendorong masyarakat untuk menjadikan jamu sebagai bagian dari gaya hidup sehat sehari-hari. Menurutnya, jamu tidak hanya warisan budaya, tetapi juga bukti nyata bahwa alam Indonesia menyimpan obat dan penawar yang menyehatkan.

“Jamu adalah identitas bangsa. Ia bukan hanya minuman, tetapi warisan yang menyehatkan, menguatkan, sekaligus menyatukan kita dengan akar tradisi leluhur. Di era modern, kita perlu kembali menjadikannya sebagai pilihan hidup sehat,” ujar Ranny dalam sambutannya.

Sosialisasi GERMAS di Bekasi kali ini menghadirkan suasana berbeda. Selain edukasi kesehatan, warga juga diajak mencicipi berbagai racikan jamu tradisional. Senyum dan tawa mewarnai interaksi, seolah menghadirkan kembali kehangatan masa lalu, ketika jamu menjadi minuman sehari-hari yang diracik dengan cinta oleh orang tua di rumah.

Bu Ranny menegaskan bahwa meminum jamu adalah langkah sederhana namun bermakna besar dalam upaya pencegahan penyakit. Ia berharap masyarakat, terutama generasi muda, tidak hanya terpaku pada obat kimia, tetapi juga mau menghidupkan kembali budaya sehat yang diwariskan turun-temurun.

“Sehat itu tidak harus mahal. Mulailah dari kebiasaan kecil: rajin bergerak, makan dengan gizi seimbang, dan jangan lupakan jamu sebagai bagian dari gaya hidup. Dengan begitu, kita bisa menciptakan masyarakat yang kuat, mandiri, dan berdaya,” lanjutnya.

GERMAS sendiri bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran bahwa hidup sehat dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan. Dengan mengintegrasikan jamu ke dalam gaya hidup masyarakat, Bu Ranny berharap GERMAS menjadi lebih dekat dengan budaya lokal yang kaya manfaat.

Harapan ke depan, Kota Bekasi dapat menjadi pelopor dalam gerakan kembali ke alam melalui konsumsi jamu tradisional. Tidak hanya menjaga kesehatan, tetapi juga mengangkat nilai ekonomi lokal dengan mendukung para peracik jamu dan UMKM di bidang herbal.

“Mari kita cintai budaya kita sendiri. Jadikan jamu sebagai gaya hidup sehat, bukan hanya karena khasiatnya, tetapi juga karena ia adalah jati diri bangsa. Dari Bekasi, mari kita sebarkan semangat sehat ini ke seluruh negeri,” pungkas Bu Ranny.

Kini, sosialisasi GERMAS bukan sekadar kegiatan formal, melainkan perayaan kearifan lokal yang dipadukan dengan semangat modern. Dari segelas jamu, lahir optimisme: bahwa bangsa ini mampu menjaga kesehatan dengan caranya sendiri, sederhana namun penuh makna.

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kategori Berita